Di Tengah PPKM, Nasyiah Garut Gelar Pelatihan Motivator Pashmina

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kab. Garut menggelar Pelatihan Motivator Pashmina di saat perpanjangan PPKM. Kondisi bergerak yang terbatas tidak menjadi halangan para Nasyiah Garut untuk menjadi agen pencerahan bagi para kaum perempuan muda di kalangan Nasyiah khususnya, umumnya di Kabupaten Garut. Dengan berbekal aplikasi pertemuan dalam jaringan, zoom meeting video conference, pembukaan kegiatan ini dibuka dengan kehadiran 47 partisipan. Kegiatan ini akan berlangsung dalam jaringan dari tanggal 30 Juli 2021 – 1 Agustus 2021. 

 

Pashmina (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah) merupakan salah satu program unggulan Nasyiatul Aisyiyah yang diusung dari pimpinan pusat hingga pimpinan ranting. Hal ini diwujudkan guna memfasilitasi para remaja putri yang akan beranjak dewasa untuk lebih peduli dan waspada terhadap kesehatan dirinya baik secara fisik maupun psikis. Karena salah satu keberhasilan suatu bangsa itu adalah bagaimana mengasuh para remaja puteri sebagai generasi yang akan melahirkan calon penerus bangsa selanjutnya. 

 

Hal ini diungkapkan oleh Dewi Mulyani, M.Pd.I., ketua umum PWNA Jawa Barat, dalam sambutannya. Hal ini sangat selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Eka Komarasari, S.Pd., ketua umum PDNA Kab. Garut, mengenai kegiatan ini. Beliau menuturkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mencetak motivator Pashmina yang bisa berdaya dan bersinergi dalam beberapa program posyandu di masyarakat. Kebutuhan remaja terhadap edukasi kesehatan sangat diperlukan guna membantu pemerintah menyiapkan generasi yang unggul, begitu ucapnya.

 

Dalam acara pembukaan, tampak kehadiran para pimpinan AMM tingkat daerah, ketua umum PWNA Jawa Barat, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kab. Garut, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Garut yang membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya PDM Kab. Garut yang dilakukan oleh Dr. Agus Rahmat Nugraha, beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan bangga beliau menilai kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari maqashid syari`ah

 

Secara rinci beliau menurunkan rumusan dasar dari kapasitas maqashid syariah tersebut sebagai berikut: 

1. Hifzhu al-shihhah, meningkatkan kapasitas pemahaman tentang sehat dan kesehatan. 

2. Al-himyatu `an al-amradh, usaha antisipasi prefentif dari berbagai macam potensi penyakit. 

3. Al-istib`adu `an al-mawad al-fasiidah, menghilangkan hal yang akan merusak jasmani. 

 

 Dalam akhir sambutannya beliau berharap dari ajang ini, Nasyiah Garut dapat mendidik perempuan Garut menjadi lebih cantik dalam ucap, tindakan, dan iman. Juga mampu bergerak maju karena hidup bukan hanya sekedar bahagia di tempat aman dengan suasana nyaman, namun bisa menjadi solusi bagi kehidupan yang sebaliknya. A_Kar

0 Comments:

Posting Komentar